Berbahagialah Orang yang Membawa Damai: Renungan Matius 5:9

VIDEO FIRMAN TUHAN - Renungan Matius 5:9 tentang membawa damai, bukan mencari damai di gereja

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai: Renungan Matius 5:9

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai: Renungan Matius 5:9 1200 675 Pdt. Dr. Charliedus R. Saragih, M.M.

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.. Begitulah firman Tuhan dalam Matius 5:9. Namun, apa artinya membawa damai dalam kehidupan bersama sebagai gereja? Mari kita simak sebuah percakapan sederhana berikut.

Percakapan Sederhana tentang Damai di Gereja

Ada sebuah percakapan sederhana yang memberi pemahaman yang baik tentang kehidupan bersama sebagai gereja. Seratus orang ditanya, “Saudara mau melakukan apa di gereja?” Seratus orang itu menjawab dengan jawaban yang sama, “Saya mau cari damai di gereja.” Lihatlah, di gereja tidak ada damai, karena semua orang sedang sibuk mencari damai.

Namun, seratus orang ditanya, “Saudara mau melakukan apa di gereja?” Seratus orang itu menjawab dengan jawaban yang sama, “Saya mau bawa damai di gereja.” Yakinlah dan lihatlah, di gereja berlimpah damai, karena setiap orang membawa damai itu.

Membawa Damai, Bukan Mencari Damai

Tidak mudah membawa damai di dalam sebuah persekutuan yang disebut gereja, karena setiap orang hadir dengan latar belakang dan motivasi yang berbeda. Kita belajar kembali tentang motivasi ketika kita hadir di gereja: bukan mencari, melainkan membawa damai. Mengapa? Injil Matius 5:9 mengatakan, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai karena Ia Anak Allah

Kita tanyakan pada diri kita masing-masing tentang jati diri dan citra diri kita: apakah kita menyadari bahwa kita adalah anak-anak Allah? Jika kita menjawab iya, maka tugas kita adalah membawa damai, bukan membawa perpecahan, perselisihan, atau mau menang sendiri. Membawa damai adalah cara Tuhan Yesus hadir di dunia ini, karena dunia ini penuh dengan kekacau-balauan.

Firman Tuhan menjelaskan, baiklah kita memiliki motivasi sebagai pembawa damai ketika kita hadir di gereja, agar persekutuan Tuhan sungguh memberikan kerinduan bagi setiap orang yang datang ke gereja.

Mulai dari Hal-Hal Kecil

Lakukanlah hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Hal-hal kecil yang kita lakukan akan berdampak besar bagi kehidupan bersama. Mulailah melakukan hal-hal kecil dan sederhana untuk membawa damai di tengah persekutuan. Jangan menghakimi, namun kasihilah seorang akan yang lain, dan jadilah  pembawa damai di tengah dunia ini.

Semoga kita dapat terus berada dalam rencana-Nya dalam menjalani perjuangan hidup. Kiranya selalu andalkan Tuhan dan nantikan penggenapan janji-Nya dalam hidup kita. Tuhan Yesus mengasihi kita.

Amin.

Share
Tentang Penulis

Pdt. Dr. Charliedus R. Saragih, M.M.

Pdt. Charliedus R. Saragih: pendeta jemaat GKI Camar yang setia melayani dengan hati yang penuh kasih dan kerendahan. Dalam pelayanannya berkomitmen membimbing jemaat untuk bertumbuh dalam iman, menghidupi kasih Kristus, dan menjadi sahabat Allah bagi sesama.

Leave a Reply

Back to top