Sebelum kita merayakan Paskah pada April 2026 mendatang, para umat Nasrani akan menjalani masa Prapaskah terlebih dahulu.
Dimana awal masa prapaskah ditandai dengan tibanya Rabu Abu atau Ash Wednesday.
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Agama RI Rabu Abu adalah tanda dimulainya masa Prapaskah atau masa pantang dan puasa.
Usai diolesi abu pada dahi, para umat akan menjalani masa Prapaskah selama 40 hari.
Prapaskah sendiri adalah masa liturgi sebelum Paskah ketika umat Nasrani persiapkan diri untuk peringati kebangkitan Yesus melalui doa, pertobatan dan puasa.
Ketika perayaan Rabu Abu, abu berasal dari daun palma yang telah diberkati pada hari Minggu Palma pada tahun sebelumnya yang dibakar.
Daun palma yang telah dibakar tadi menjadi abu itulah yang dioleskan ke kening dan tidak perlu digunakan sepanjang hari.
Abu yang dioleskan di dahi boleh dibasuh usai Misa, namun banyak orang yang tetap memakai abunya sebagai kenang kenangan hingga waktu istirahat.

Makna dari Ash Wednesday atau Rabu Abu ini mengingatkan manusia agar mempersiapkan diri dengan menyadari kesalahan yang telah diperbuat dan bertobat dengan cara berpantang dan berpuasa.
Karena dunia ini hanyalah sementara dan Tuhan lah yang kekal dan abadi. Lalu kapan pelaksanaan Rabu Abu 2026?
Pelaksanaan Rabu Abu 2026
Peringatan Rabu Abu 2026 jatuh pada 18 Februari 2026 menandai dimulainya masa Prapaskah bagi umat nasrani.
Masa Praspakah adalah periode 40 hari di mana banyak umat Nasrani mengenang peristiwa-peristiwa yang mengarah pada dan termasuk kematian Yesus Kristus, yang kehidupan dan ajaran-Nya merupakan dasar dari Kekristenan.
Periode 40 hari ini disebut Prapaskah, diambil dari kata bahasa Inggris kuno yang berarti ‘memperpanjang’.
Hal ini disebabkan oleh waktu terjadinya, yaitu saat hari-hari mulai memanjang, seiring kita mendekati musim panas.

Ini adalah waktu untuk merenung dan memohon pengampunan, dan saat umat Kristen bersiap untuk merayakan kebangkitan Yesus pada perayaan Paskah, yang jatuh di penghujung masa Prapaskah.
Selama masa Prapaskah, umat diajak untuk mengisinya dengan berdoa, puasa dan beramal kasih.
Lainnya: Kemudian apakah peringatan Rabu Abu 2026 masuk dalam kalender libur nasional?
Menurut keterangan dari laman Kementerian Agama RI, Rabu Abu yang jatuh pada 18 Februari 2026 menurut SKB 3 Menteri mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 18 Februari 2026 tidak termasuk libur nasional atau cuti bersama dalam artian bukan libur nasional atau cuti bersama jadi tetap beraktivitas sedia kala.
Yang menarik pada tahun 2026 ini dimana terjadi keberagaman dan indahnya toleransi antar umat beragama dimana sebelum Rabu Abu, umat Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek ke 2577.
Dan pada saat perayaan Rabu Abu juga bersamaan dengan Awal Puasa bagi teman teman Muhammadiyah.
Iya Muhammadiyah telah umumkan awal puasa Ramadan 2026 melalui maklumat dan kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah dimana menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu 18 Februari 2026.
Dengan demikian pada tahun ini di tanggal 18 Februari 2026 ada dua peringatan penting dimana umat Nasrani akan menjalani Rabu Abu 2026 yang menandai masa Prapaskah dan umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah akan menjalankan ibadah Puasa Ramadan hari pertama.
Indahnya keberagaman dan toleransi umat beragama di Indonesia, Selamat menjalankan Ibadah Puasa bagi umat Muslim, dan Selamat Tahun Baru untuk umat Tionghoa yang merayakan…. ***
Leave a Reply